Selasa, 15 Januari 2013

Kerukunan umat beragama

oke kali ini saya akan membagikan makalah mengenai kerukunan umat beragama berhubung ngg tau apa yang pengen di post di sini saya memuruskan untuk posting mengenai makalah ini selamat membaca



Kerukunan umat beragama
KATA PENGANTAR
Pertama tama, saya ingin mengucap syukur karena berkat Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, akhirnya makalah ini telah selesai disusun untuk memenuhi tugas ilmu sosial dasar.
Makalah ini disusun agar mahasiswa memiliki wawasan yang luas tentang kerukunan antar umat Beragama, karena kita sebagai masyarakat Indonesia hidup ditengah tengah keberagaman Agama.

Dalam proses pemyusunan makalah ini, penyusun berupaya mengumpulkan informasi dari berbagai referensi agar dapat merumuskan pokok-pokok bahasan tentang kerukunan antar hidup Beragama.
Semoga makalah ini dapat membantu memperluas wawasan mahasiswa Universitas Gunadarma tentang kerukunan antar umat beragama. 
            Penulis nengucap kan terima kasih bagi yang menerima tanggapan saya mengenai makalah ini.






KERUKUNAN UMAT BERAGAMA

BAB 1
PENDAHULUAN

·         Latar Belakang Masalah

             Kerukunan umat beragama adalah suatu bentuk interaksi yang damai dan tercipta berkat adanya toleransi antar umat beragama. Toleransi agama adalah suatu sikap saling pengertian dan menghargai tanpa adanya perbedaan dalam hal apapun dan dimanapun, khususnya dalam masalah agama. Kerukunan umat beragama adalah hal yang sangat penting untuk mencapai sebuah kesejahteraan hidup di negeri ini dan memperkecil tingkat sara di berbagai golongan. Seperti yang kita ketahui, Indonesia memiliki keanekaragaman yang begitu banyak hingga sampai tidak dapat dihitung lagi, Tak hanya pada aspek adat istiadat atau budaya seni, tapi juga termasuk agama suatu seseorang. Walau mayoritas penduduk di Indonesia memeluk agama Islam, ada beberapa agama lain yang juga dianut penduduk ini. Kristen, Khatolik, Hindu, Budha, dan Khonguchu adalah contoh agama yang juga banyak dipeluk oleh warga Indonesia. Setiap agama tentu punya aturan masing-masing dalam beribadah. Namun perbedaan ini bukanlah alasan untuk berpecah belah. Sebagai satu saudara dalam tanah air yang sama, kita harus menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia agar negara ini tetap menjadi satu kesatuan yang utuh karena dengan kesatuan maka Indonesia akan maju






·         Rumusan Masalah

1.      Apa saja bentuk-bentuk kerukunan antar umat Beragama yang ada Di Indonesia?
2.      Apa manfaat jika kerukunan antar umat Beragama dapat dibentuk?
3.      Bagaimana cara menjaga agar kerukunan antar umat beragama Di Indonesia dapat di pertahankan?
4.      Apa saja masalah yang menjadi kendala dalam menjaga kerukunan antar umat Beragama?
.
·         Tujuan Penulisan
Tujuan dari saya menulis makalah ini selain sebagai pemenuhan atas tugas dari mata kuliah
. Selain itu, digunakan juga untuk :
1.      Untuk mengetahui manfaat dari  kerukunan antar umat Beragama di Indonesia.
2.      Untuk menjaga kerukunan antar umat Beragama.













PEMBAHASAN


·         berbagai bentuk kerukunan antar umat Beragama

Kerukunan antar pemeluk agama yang sama, yaitu suatu bentuk kerukunan yang terjalin secara baik antar masyarakat penganut satu agama. Misalnya, kerukunan sesama orang yang beragama Islam atau kerukunan sesama penganut Kristen. Kerukunan antar pemeluk agama yang sama juga harus dijaga agar tidak terjadi perpecahan dalam hal apapun , walaupun sebenarnya dalam hal ini kemungkinannya kecil sekali terjadi konflik.

      Kerukunan antara umat yang beragama lain, yaitu suatu bentuk kerukunan yang terjalin antar seseorang yang memeluk agama berbeda-beda. Misalnya, kerukunan antar umat Islam dan Kristen, antara pemeluk agama Kristen dan Hindu, atau kerukunan yang dilakukan oleh seluruh agama. Kerukunan antar umat beragama lain ini cukup sulit untuk dijaga karena Seringkali terjadi konflik antar pemeluk agama yang berbeda walau karna hal yang sepele.

·         Manfaat Kerukunan antar umat Beragama dapat dibentuk

1.      Terciptanya suasana yang damai dalam lingkungan masyarakat
2.      Toleransi yang tinggi antara umat Beragama meningkat
3.      Menciptakan rasa aman bagi agama – agama minoritas dalam melaksanakan ibadahnya masing masing
4.      Memperkecil terjadinya konflik yang mengatasnamakan Agama


·         Cara menjaga kerukunan antar umat Beragama Di Indonesia

Menjunjung tinggi toleransi antar umat Beragama di Indonesia. Baik yang merupakan pemeluk Agama yang sama, maupun dengan yang berbeda Agama. Rasa toleransi bisa berbentuk dalam macam-macam hal. Misalnya seperti, pembangunan tempat ibadah oleh pemerintah, tidak saling mengejek dan mengganggu umat lain dalam interaksi sehari – harinya, atau memberi waktu pada umat lain untuk beribadah bila memang sudah waktunya mereka melakukan ibadah. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menunjukkan sikap toleransi. Hal ini sangat penting demi menjaga tali kerukunan umat beragama di Indonesia, karena jika rasa toleransi antar umat beragama di Indonesia sudah tinggi, maka konflik – konflik yang mengatasnamakan Agama di Indonesia dengan sendirinya akan berkurang ataupun hilang sama sekali.
Selalu siap membantu sesama dalam keadaan apapun dan tanpa melihat status orang tersebut. Jangan melakukan perlakuan diskriminasi terhadap suatu agama, terutama saat mereka membutuhkan bantuan. Misalnya, di suatu daerah di Indonesia mengalami bencana alam. Mayoritas penduduknya adalah pemeluk agama Kristen. Bagi Anda yang memeluk agama lain, jangan lantas malas dan enggan untuk membantu saudara sebangsa yang sedang kesusahan hanya karena perbedaan agama. Justru dengan membantu mereka yang kesusahan, kita akan mempererat tali persaudaraan sebangsa dan setanah air kita, sehingga secara tidak langsung akan memperkokoh persatuan Indonesia.
Hormatilah selalu orang lain tanpa memandang Agama apa yang mereka anut. Misalnya dengan selalu berbicara halus dan sopan kepada siapapun. Biasakan pula untuk menomor satukan sopan santun dalam beraktivitas sehari harinya, terlebih lagi menghormati orang lain tanpa memandang perbedaan yang ada. Hal ini tentu akan mempererat kerukunan umat beragama di Indonesia.
Bila terjadi masalah yang membawa nama agama, tetap selesaikan dengan kepala dingin dan damai, tanpa harus saling tunjuk dan menyalahkan. Para pemuka agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah sangat diperlukan peranannya dalam pencapaian solusi yang baik dan tidak merugikan pihak – pihak manapun, atau mungkin malah menguntungkan semua pihak. Hal ini diperlukan karena di Indonesia ini masyarakatnya sangat beraneka ragam.
·         Kendala dalam menjaga kerukunan antar umat beragama.
Rendahnya Sikap Toleransi
Menurut Dr. Ali Masrur, M.Ag, salah satu masalah dalam komunikasi antar agama sekarang ini, khususnya di Indonesia, adalah munculnya sikap toleransi malas-malasan (lazy tolerance) sebagaimana diungkapkan P. Knitter. Sikap ini muncul sebagai akibat dari pola perjumpaan tak langsung (indirect encounter) antar agama, khususnya menyangkut persoalan teologi yang sensitif. Sehingga kalangan umat beragama merasa enggan mendiskusikan masalah-masalah keimanan. Karena hal tersebut, yang terjadi dalam interaksi masing – masing pihak adalah interaksi yang biasa saja, tidak menyangkut masalah persoalan – persoalan keimanan masing masing pihak. Masing-masing agama mengakui kebenaran agama lain, tetapi kemudian membiarkan satu sama lain bertindak dengan cara yang memuaskan masing-masing pihak. Yang terjadi hanyalah perjumpaan tak langsung, bukan perjumpaan sesungguhnya yang membahas tentang toleransi keimanan. Sehingga dapat menimbulkan sikap kecurigaan diantara beberapa pihak yang berbeda agama, hal ini merupakan salah satu pemicu konflik yang mengatasnamakan agama.












PENUTUP


3.1 Kesimpulan
Dari isi makalah diatas dapat disimpulkan bahwa kerukunan umat Beragama di Indonesia dapat diciptakan jika dalam diri kita masing masing sudah tertanam tentang nilai keagamaan yang benar. Masyarakat perlu menyingkirkan sifat – sifat yang dapat memancing perpecahan umat beragama di Indonesia, terutama fanatisme yang sempit. Kita sebagai warga masyarakat Indonesia yang memiliki beragam suku, agama, golongan, dan ras, tentu saja merasa kesulitan dalam menjaga perdamaian antar umat beragama di Indonesia. Maka dari itu kita seharusnya menanamkan rasa toleransi sejak dini, baik pada diri sendiri maupun orang di sekitar kita. Dan juga kita seharusnya bersikap sopan dan santun kepada siapapun tanpa melihat perbedaan – perbedaan yang ada.
3.2 Saran
Sebagai calon penerus bangsa ini, kita sebagai warga Indonesia seharusnya sudah memahami kondisi masyarakat Indonesia ini yang sangat kaya akan budayanya dan perbedaan, itu sendiri. Maka dari itu sebaiknya kita sebagai calon penerus bangsa ini, menanamkan kepada diri kita masing masing tentang pentingan Toleransi antar umat beragama. Dan juga kita sebagai pribadi yang taat kepada Tuhan, kita sebaiknya menghilangkan sifat fanatisme terhadap suatu kepercayaan. Karena dapat menjatuhkan diri kita sendiri. Biasakanlah juga menghargai orang lain dengan berbicara sopan dan santun tanpa melihat perbedaan yang ada. Jika hal tersebut mampu diterapkan tiap orang, maka konflik – konflik antar umat beragama pasti dengan sendirinya akan hilang





DAFTAR PUSTAKA

0 komentar:

Posting Komentar